Selasa, 03 Desember 2013

My Best Friend, Haruka


In Senior high school, I had best friend from Korea. Her name was Haruka. She was beautiful, smart, and low profile. For that many people loved her, included of me myself. It was because, even though she was from foreign country that considered by many students would be arrogant with students in my school, but Haruka was different. She was a good girl.


I and Haruka became good friend each other. I was really glad in having friend like her. It was because even though she was from rich family and I was not from rich family. She wanted to have a friend like me. She wanted to share everything to me. So, did I. For the example, when she had something, like knowledge, foods, or even gift, she would give to me. Then, I did the same thing like her, for the example if my mom made a food, traditional food, I would give that food also to Haruka.


One day, I was invited by Haruka’s family to attend Haruka’s birth day. I came to Haruka’s house as shown in invitation card. I was very surprised when I looked the house of Haruka that was very luxurious, and beautiful. I felt afraid to enter Haruka’s house. For that, I only waited on the outside of Haruka’s house. I stood at fence. Then, seven minutes, I stood at fence.  I saw Haruka went to out from her house. She came to me and she asked why I did not enter. I did not answer, I only smiled. Then, she said to me that her birthday would not be started without the existence of me. I was very touched in hearing that. I hugged her. Then, I and Haruka entered to Haruka’s house.  Many guests looked at me and Haruka. Then, the party started. Before that, Haruka’s parents introduced me to the guests that I was the best friend for her daughter and Haruka’s family wanted me follow them to holiday in Korea next month. Many people gave applause to me and Haruka’s family. I was so touched. I felt to cry.


I was fortunate having friend like Haruka, and knew Haruka’s family.


Dear Friends,

I would like to invite you to my birthday party on Saturday, June 4. The party starts at 3:00 p.m. at 2 Sumatra street, PT. IPMOMI Housing Complex.

Sincerely,

Radityo yusuf W.

___________________________________________________




Dear Ikmal,

I would like to invite you to come my house to join family party on Sunday, september 3. The party starts at 08:00 a.m.

Regards,

Adit
Note: Special Menu “Delicius Roasted Fish”
___________________________________________________








Penyalahgunaan Teknologi Informasi Dan Komunikasi
Pada jaman dulu, mungkin computer dan HP termasuk barang yg mewah dan berharga. Tapi jaman sudah berkembang dan alat elektronik seperti computer dan Handphone sudah tergolong bukan barang mewah lagi. Dengan berkembangnya hal-hal semacam itu pasti ada sisi positif dan Negatif nya.
Dampak positif dari teknologi adalah bertambah cepatnya komunikasi dan informasi.  Hal ini mempermudah semua orang orang untuk mengetahui informasi yg ada di Indonesia. Bahkan bukan hanya di Indonesia saja, informasi yg ada di luar negeri pun bisa langsung kita tau.
Dampak Negatifnya adalah makin maraknya Foto-Foto atau Video porno yg tersebar melalui internet dan kemudian di Unduh oleh semua orang hal itu akan menyebabkan mental anak-anak akan terganggu.selain itu banyak dari Remaja bahkan anak-anak di Indonesia menyalahgunakan Game Online yg berlebihan. Bahkan Waktu belajar di gunakan untuk bermain Game Online.
Dampak Teknologi Informasi dan Komunikasi Bagi Pendidikan
1. Malas belajar dan mengerjakan tugas
Penggunaaan komputer juga menimbulkan dampak negatif dalam dunia pendidikan. Seseorang terutama anak-anak yang terbiasa menggunakan komputer, cenderung menjadi malas karena mereka menjadi lebih tertarik untuk bermain komputer dari pada mengerjakan tugas atau belajar.

2. Perubahan Tulisan Tangan
Dengan kemudahan dan kepraktian yang diberikan oleh komputer, terutama dalam hal menuliskan suatu text, membuat seseorang cenderung memilih untuk mengetik daripada harus menulis secara manual. Akibatnya, lama kelamaan seseorang akan mengalami perubahan tulisan, dari yang dulunya rapih, sampai akhirnya menjadi tulisan yang berantakan dan sulit dibaca, Hal tersebut karena mereka tidak lagi terbiasa untuk menulis secara manual.
 
3. Akibat dari Social Network yg berlebihan
Facebook, Twitter, Skype, Yahoo,  memang sering di gunakan untuk mencari teman atau lain-lain dan sering di sebut jejaring sosial. Tapi bagi sebagian Remaja bahkan anak-anak jaringan Social tersebut digunakan dengan berlebihan, tidak jauh berbeda dengan Game Online, akibat dari Penggunaan secara berlebihan inilah banyak waktu yg terbuang untuk bermain Social Network ini.


Kahlil Gibran adalah penyair ternama yang karya-karyanya mencerminkan perpaduan budaya timur dan barat, penuh analogi, disukai berbagai kalangan dan populer di berbagai belahan dunia. Kisah kehidupannya banyak diwarnai penderitaan dari segi ekonomi, ditinggal orang-orang tercinta hingga kisah cinta yang melankolis dengan kekasihnya May Ziadah.

Gibran lahir 6 Desember 1883 dalam keluarga miskin di Bisshari,s ebuah kota kecil di Lebanon Utara. Keluarganya adalah penganut Kristen Maronit, suatu mazhab yang bernaung di bawah gerja Katholik Roma. Karena kesulitan ekonomi di Lebanon, kelaurga Gibran pindah ke Boston Amerika Serikat tahun 1894 walaupun keadaan ekonomi mereka juga tidak berubah banyak. Bakat sastra Gibran mulai terlihat sejak ia bersekolah di Boston (1895-1897). Tahun 1901 Gibran kembali ke Lebanon dan bersekolah di Madrasah Al-Hikmah Beirut. Setelah lulus ia mengembara ke Yunani, Italia, Spanyol dan akhirnya menetap di Paris untuk belajar seni. 

Gibran kembali ke Boston karena mendapat kabar ibunya sakit dan akhirnya meninggal tanun 1903. Sebelumnya adiknya Sultana dan kakaknya Boutros juga meninggal. Kematian orang-orang terdekat yang sangat disayangi ini sangat membekas dalam jiwa Gibran yang terekspresi melalui karya-karyanya. 

Gibran hidup dalam dua kutub budaya (barat dan Timur) sehingga ia menjadi manusia kosmopolit yang tidak terikat pada kebudayaan dan kebangsaan tertentu.Pemikirannya bersifat global dan tidak terikat oleh ras, suku,kedaerahan atau negara tertentu. Ia hanya terikat pada perjuangan hak dan martabat manusia tanpa memandang batas bangsa dan budaya. Gibran juga seorang pelopor reformasi sosial yang berdampak nyata dalam negerinya Lebanon. 

Ia banyak melancarkan kritik sosial yang sangat tajam melalui tulisan-tulisannya. Dampaknya, karya Gibran Spirits Rebellious di bakar di muka umum oleh kalangan gereja dan Gibran mendapat hukuman ekskomunikasi dari pimpinan gerja Beirut. Gibran menganggap kaum geraja penuh ketidakadilan dan kemunafikan. Ia menyatakan untuk apa dibangun geraja yang megah sementara para penganutnya hidup dalam kemiskinan dan kesengsaraan. 

Mengapa para pendeta hidup mewah makan roti segar dan anggur lezat sementara para penganutnya hidup menderita. Ia mengkritik kaum biarawan dengan kata-kata pedas: “Yesus mengutus kalian sebagai domba di tengah serigala; lantas apa yang menjadikan kalian ibarat serigala di tengah domba-doma?”.

Kehidupan cinta Gibran juga sangat melankolis. Ia menjalin kisah cinta dengan dua wanita yaitu Marry Haskell dan May Zaidah. Mary adalah wanita Amerika yang umurnya 10 tahun lebih tua dari Gibran dan banyak mewarnai karya-karyanya. May Zaidah adalah wanita Arab kelahiran Nazareth yang menjalin hubungan cinta melalui surat-surat sampai akhir hayat Gibran. Hubungan cinta dengan May digambarkan sangat platonis. Kisah yang tidak terbayangkan karena Gibran tak pernah mengetahui wajah May bahkan melalui selembar foto. Gibran meninggal dunia di Boston Amerika Serikat 10 April 1931. Beberapa karya populernya antara lain: Sang Pralambang (1920), Sang Nabi (1923), Pasir dan Buih (1926), Taman Sang Nabi (1933), Jiwa-Jiwa Pemberontak (1948), Suara Sang Guru (1958), Potret Diri (1959) dan Sayap-sayap patah.

Mula Bukane Jeneng         Kutha Surabaya

            Dhek jaman biyen,nallika raden wijaya isih babad alas ngedegake kraton Majapahit,dumadakan katenan prajurit tar-tar saka kraton Mangolia. Prajutrit utusanekaisar khubilai khan kasebut nedya nggoleki panguwasa saka kraton ing jawadwipa sing wis kumawani ngiris kupinge duta kasebut ora liya rama merutuwane Raden Wijaya , yaiku Prabu Kertanegara duwe idham-idhaman kang luhur,yaiku kepingin nyawijikake nuswantara liwat panguwasane kraton Singasari.Prabu Kertanegara  nganakake ekspedisi pamalayu saprelu njembarake panguwasane. ora mung kuwi wae ihktiar kanggo mbudidaya supaya nuswantara bisa nyawiji. Salah siji mungsuhe Prabu Jayakatwang saka kraton Gelang-Gelang (kediri) didadekake besan. Salah sijji putrine didhaupake karo putrane Prabu Jayakatwang aran ardharaja. Ewasemono,Prabu Jayakatwang durung bisa narimakake yen kratone wis diasorake dening Prabu Kertanegara.mulane nalika Singasari nganakake ekspedisi pamalayu lan kekuwatan lagi ringkih,Prabu Jayakatwang lan prajurite ngrabasa karton Singasari.Singasari kasil ditaklukake lan Prabu Kertanegara gugur ing glanggang   payudan.Merga keng rama wis diperjaya dening Jayakatwang saka kraton Kediri,mulane Raden Wijaya maringi pirsa marang prajurit Tar-Tar menawa panguwasa ing Jawadwipan enggal budhal menyang Kediri,saprelu utusan kraton saprelu aweh paukuman marang ratu saka tanah jawa sing wis ngremehake utusan kraton Mongolia. Wekasane dumadi perang tadhing antarane prajutirt Tar-Tar karo prajurit Kediri. Prajurit Tar- Tar sing disengkuyung Raden Wijaya lan prajutrite kasil menangake paprangan kasebut, lan Prabu Jayakatwang kasil diperjaya.
Nalika nglupake lakune prajurit Tar-Tar nganti tekan Ujunggaluh, dumadakan ing sungapane kalimas ana kewan loro sing padha tarung adu kekuwatan Kewan sing urip ing banyu kasebut yaiku iwak Suro lan Baya. Iwak Suro sing dadi ratune para iwak ora narimakake menawa anak buahe  akeh sing mati merga dipangan Baya. Palapurane  anak buahe kasebut ndadekake iwak Suro pingget atine. Mulane, iwak Sura sing manggon ing segara bajur menyang sungapane Kalimas, saperlu nlesik apa sing wis duamadi. Ditakoni apik-apik, wangsulane Baya ora nyenengake. Alasane Baya mangani iwak merga iwak-iwak kasebut wis kumawani golek pangan adoh saka segara sungapane Kalimas tlatah sing dadi panguwasane. Tarunge antarane iwak Sura lan Baya nganti dumadi pirang-pirang dina, awit kekarone padha kuwate. Kewan gedhe  sing kagolong galak kasebut duwe aturan paprangan. Ing wayah angslupe srengenge nganti parak esuk, perange di lereni.Esuke,wayah mlethek srengenge, tarunge diterusake maneh. Tekan dina katelu anggone perang tadhing, kekarone  wis padha kesele. Awake iwak Sura lan Baya babak bundhas kabeh. Untu lan landhepe iwak Sura gawe suweke kulite Baya  senajan kulite kasar lan alot. Semono uga untune Baya sing kuat kasil nyuwek-nyuwek awake iwak Sura sing rada empuk. Getih mili tekangendi endi, ndadekake banyune Kalimas abang mbranang.ora let suwe, nalika srengenge ana ing sadhuwure mbun-mbunan,kekarone pada ngglethak,kejet-kejet banjur ora obah maneh. Iwak Sura lan Baya mati sampyuh. Mirsani kadadeyan kasebut,Raden Wijaya lan para prajurite pada kamitenggengen. Disekseni para punggawane lan prajurit Tar-Tar, Raden Wijaya ngendikan, “Mbesuk yen ana rejane jaman seksanana!Papan panggonan iki dakjenegake Surabaya.

Tembung Surabaya dijupok saka tenbung iwak Suro lan Baya. prastawo iku dumadi rikala taun 1190 taun saka utawa tanggal 31 Mei taun 1293 Masehi. Mulane saben tanggal 31 Mei dipengeti dadi dina laire kutha Surabaya. Sawise teka Pelabuhan Ujunggaluh seng sak iki diarani Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, prajurit Tar-Tar sing lagi wae mabuk kemenangan diajak pesta kanggo ngerayakake menange prajurit Tar-Tar mungsuh Prabu Jayakatwang lan prajurit Kediri. Prajurit Tar-Tar disuguhi banyu tuak asli saka Tuban. Ora let sue kabeh prajurit Tar-Tar phada mendem. Prajurit Tar-Tar sing lagi lena kasebut enggal dipercaya de ning parajurite Raden Wijaya. Wekasane kabeh prajurit Tar-Tar phada nemahi tiwas. Ora ana siji wae prasurit Tar-Tar sing kliwatan urip. Tujuane Raden Wijaya merjoya prajurit Tar-Tar supaya ora gawe reribete anggone mbangun kraton Mojopahit.   
JANGKAUAN (RANGE)               Notasi: J
Untuk data yang tidak dikelompokkan, jangkauan adalah selisih antara nilai terbesar dan nilai terkecil. Untuk data yang dikelompokkan,jangkauan adalah selisih antara titik tengah kelas tertinggi dengan titiktengah kelas terendah.

KUARTIL
                                 Notasi: q
Kuartil membagi data (n) yang berurutan atas 4 bagian yang sama banyak.
------|------|-------|-------
        Q1       Q2       Q3
Q1 = kuartil bawah (1/4n )
Q2
 = kuartil tengah/median (1/2n)
Q3
 = kuartil atas (1/4n )
Untuk data yang tidak dikelompokkan terlebih dahulu dicari mediannya, kemudian kuartil bawah dan kuartil atas.
Untuk data yang dikelompokkan rumusan kuartil identik dengan rumusan mencari median.
Q1 = L1 + [(1/4n - (å f)1)/fQ1] . c
Q3 = L3 + [(3/4n - (å f)3)/fQ3] . c

DESIL
                                     Notasi: D
Desil membagi data (n) yang berurutan atas 10 bagian yang sama besar. (D,, D2, D3, . . . . . . , D9)
Di = Li + ((i/10)n - (å f)i)/fi . c

PERSENTIL
                              Notasi: P
Persentil membagi data (n) yang berurutan atas 100 bagian yang sama besar. (P1, P2, P3, . . . . . . ,P99)
Pi = Li +( i/100 n - (åf)i)/fi . c
Cara mencari Desil dan Persentil identik dengan cara mencari kuartil.

SIMPANGAN
SIMPANGAN KUARTIL                Notasi: Qd
(JANGKAUAN SEMI INTERKUARTIL)
Qd = (Q3 - Q1) / 2
SIMPANGAN BAKU                    Notasi: S
(STANDAR DEVIASI)
S = Ö((åfi(xi-x bar)²)/n) 

atau CARA
 CODING
       ___________________
S =
 Ö  fidi² / n) - (fidi/n)²
          __________________
   = c
 Ö (å fiui² / n) - (fiui/n)²

RAGAM (VARIANSI)
                      Notasi: 

KOEFISIEN KERAGAMAN              V = S / x bar . 100%

Contoh:
1. Data tidak dikelompokkan
    Diketahui data
    95, 84, 86, 90, 93, 88, 97, 98, 89, 94
    Data diurutkan terlebih dahulu, menjadi: 
    84 86 818 89 90 93 94 915 97 98
    Q1 = 88 ; Q2 = 90 93 ; Q3 = 95
    a. Jangkauan J = 98 - 84 = 14

    b. Kuartil Q1=88 ; Q2 = (90+93)/2 = 91,5 ; Q3 = 95

        Simpangan kuartil = Qd = (95 - 88) / 2 = 3,5


    c. Rata-Rata

        = (88+86+88+89+90+93+95+97+98)/10 = 91,4

        Simpangan baku =
 Ö(((84-91,4)² + ...... + (98-91,4)²)/10) = 4,72
2. Data dikelompokkan
Skor
Titik Tengah
Frekuensi
50-54
52
4
55-59
57
6
60-64
62
8
65-69
67
16
70-74
72
10
75-79
77
3
80-84
82
2
85-89
87
1
n = 50
a. Jangkauan = Titik tengah kelas tertinggi - Titik tengah kelas     terendah = 87-52 =35
b. Kuartil bawah (¼n )

       Q1 =
 59,5 + ((12,5 - 10)/8 . (5)) = 61,06

    Kuartil bawah (¾n )
 

    Q3 = 69,5 + (37,5 - 34)/10 . 5 = 71,25

   Simpangan Kuartil
 

   Qd = (Q3 - Q1) / 2 = (71,25 - 61,06) / 2 = 5,09
c. Rata-rata
    _
    x = ((4)(52) + (6)(57) + ... + (1)(870)
 / 50 = 66,4
d. Simpangan Baku

  ___________________________________
 
     Ö((52-66,4)² + ...... + (87-66,4)²)/50 = 7,58
CATATAN:
  1. Bila pada suatu kumpulan data, setiap data ditambah / dikurangidengan suatu bilangan, maka:
    -
     nilai statistik yang berubah: Rata-rata, Median, Modus, Kuartil.
    - nilai statistik yang
     tetap : J angkauan, Simpangan Kuartil,   Simpangan  baku.
  2. Bila pada suatu kumpulan data, setiapp data dikali ldibagi dengan suatu bilangan, maka: semua nilai statistiknya berubah.


Senin, 02 Desember 2013


JENIS-JENIS LUKISAN

Lukisan jenis Romantisme:
Jenis lukisan dengan aliran romantisme menekankan penggambaran kembali pengalaman atau kenangan romantis atas keindahan sebuah objek yang dialami oleh pelukisnya. Lukisan jenis ini banyak mengambil objek keindahan alam. Aliran ini berkembang pesat di Eropa dan dianggap sebagai aliran tertua.
Jenis lukisan ini akan cenderung “bernada” melankolis. Apa yang dituangkan dalam kanvas umumnya menggambarkan perasaan atau hubungan antara manusia. Gambar yang disuguhkan seolah nyata. Di Indonesia, pelukis yang hobi membuat jenis lukisan seperti ini adalah Raden Saleh.



Lukisan jenis Realisme:
Jenis lukisan dengan aliran realisme lahir di Prancis sebagai reaksi budaya terhadap paham Romantisme. Realisme menekankan pada realitas sehari-hari, melukis dan meniru keadaan alam secara akurat dan jujur, tidak ditutup-tutupi. Realisme menampilkan subjek secara apa adanya, tanpa embel-embel, bahkan tanpa interpretasi.
Aliran realisme berkembang pesat di Prancis, Inggris, dan Amerika, pada awal abad ke-19. Jenis lukisan ini memanggungkan nama-nama tersohor Gustave Courbet, Jean François Millet, Karl Briullov, dan lain-lain.

Lukisan jenis Surealisme:
Jika aliran romantisme menekankan pada kenangan romantis yang riil, sementara realisme menekankan pada penggambaran yang riil, akurat, dan jujur, aliran surrealisme justru sebaliknya. Aliran ini berusaha menampilkan pengalaman-pengalaman yang bersifat batiniah seperti mimpi, ilusi, khayali, dan sebagainya.
Ciri khas aliran surrealisme adalah objek lukisan yang berupa bentuk-bentuk nonreal, misalnya makhluk-makhluk yang ditemui di alam mimpi. Gambar-gambar yang tidak mungkin terlihat dalam dunia nyata dituangkan dalam kanvas ketika seseorang mencoba untuk membuat jenis lukisan surrealisme. Salah satu tokoh aliran surrealisme yang terkenal adalah Salvador Dali.


Lukisan jenis Kubisme:
Pada awal abad ke-20, Pablo Picasso dan Braque mengembangkan seni lukis yang berbasis kesederhanaan bentuk untuk menghasilkan sensasi tertentu. Jenis lukisan beraliran kubisme pun diciptakan oleh para pelukis itu. Mereka melakukan abstraksi terhadap objek ke dalam bentuk-bentuk geometri. Garis objek dibentuk dengan cara memotong, distorsi, overlap, penyederhanaan, transparansi, deformasi, menyusun dan aneka tampak.
Istilah kubisme merujuk pada jenis lukisan Braque di Salon des Independants yang mengeksplorasi kubus-kubus kecil hingga membentuk citraan objek yang unik sehingga dijuluki bizzarries cubiques (kubus ajaib).
Jenis lukisan dengan aliran kubisme memiliki ciri ketiadaan pola perspektif dan meninggalkan sudut pandang. Terkadang, dalam sebuah lukisan kubisme terdapat potongan kata dan kalimat. Dilihat dari segi seni, jenis lukisan ini terlihat unik dan menarik. Pelukis aliran ini antara lain Paul Cezane, Pablo Picasso, George Braque, Metzinger, dan lain-lain.

Lukisan jenis Ekspresionisme:
Ekspresi emosional seorang pelukis yang tergambar dalam bentuk distorsi terhadap realitas menghasilkan aliran baru bernama ekspresionisme. Dalam aliran jenis lukisan ini, ada kecenderungan distorsi bentuk dan warna objek untuk menampilkan emosional atau sensasi atas suatu tragedi. Aliran ini dikenal dengan pelukis-pelukisnya, seperti Matthias Grünewald, El Greco, dan Affandi.

Lukisan jenis Naturalisme:
Jenis lukisan aliran naturalisme menekankan pada detail objek. Seorang perupa naturalisme dituntut memiliki keterampilan tangan untuk melukiskan objek secara alami, persis seperti foto berwarna. Kemiripan itu mencakup susunan, perbandingan, perspektif, tekstur, pewarnaan, serta gelap-terangnya sebuah objek.
Naturalisme dianggap sebagai kelanjutan dari aliran realisme. Aliran ini memanggungkan nama William Bliss Baker, Soeboer Doellah, Fresco Mural, Basuki Abdullah, dan lain-lain. Pada setiap yang termasuk dalam jenis lukisan ini, Anda akan menemukan kesan yang sama persis dengan apa yang terjadi di dunia nyata. Jenis lukisan ini berbeda terbalik dengan jenis lukisan surrealisme.